Pengenalan Tools untuk Pengolahan Database
MySQl
adalah open source database yang sangat populer digunakan didunia. MySQL dapat
dengan efektif membantu seorang pengembang dalam mengembangkan aplikasi
database dengan performansi yang tinggi.
jika Apche dan MySQL
sudah running, kita dapat memulai operasi database dengan membuka browser
(seperti Mozilla Firefox, Google Chrome, Internet Explorer, dan sebagainya),
kemudian ketikkan URL: localhost/phpmyadmin/
Membangun Database Pendataan Siswa SD
Pilih menu Database yang terletak di pojok
kiri atas, sehingga akan menampilkan tampilan sebagai berikut:
Membuat Tabel Baru (Admin / tabel guru)
Misalkan kita akan
membuat tabel baru. Tebel tersebut adalah tabel admin yaitu tabel guru yang
memiliki 4 atribut, yaitu NIK, Nama_guru, Golongan, Alamat. Setelah semua nama
atribut dan tipe data nya diisikan, maka selanjutnya kita klik tombol save.
Seperti gambar di bawah ini:
Membuat Tabel Baru (Tabel siswa)
Misalkan kita akan
membuat tabel baru. Tebel tersebut adalah tabel siswa yang memiliki 9 atribut,
yaitu Nama, TTL, Alamat, NISN, Jenis Kelamin, Agama, Absen, Nilai, dan Mata pelajaran.
Setelah semua nama atribut dan tipe data nya diisikan, maka selanjutnya kita
klik tombol save. Seperti gambar di bawah ini:
Membuat Tabel Baru (Tabel Sekolah)
Misalkan kita akan
membuat tabel baru. Tebel tersebut adalah tabel sekolah yang memiliki 3
atribut, yaitu id_sekolah, penjaga sekolah, kepala sekolah. Setelah semua nama
atribut dan tipe data nya diisikan, maka selanjutnya kita klik tombol save.
Seperti gambar di bawah ini:
Membuat Tabel Baru (Tabel Mata Pelajaran)
Misalkan kita akan
membuat tabel baru. Tebel tersebut adalah tabel mata pelajaran yang memiliki 3
atribut, yaitu id_mata_pelajaran, nama_pelajaran, nilai sikap. Setelah semua
nama atribut dan tipe data nya diisikan, maka selanjutnya kita klik tombol
save. Seperti gambar di bawah ini:
Membuat Tabel Baru (Tabel Nilai)
Misalkan kita akan
membuat tabel baru. Tebel tersebut adalah tabel nilai yang memiliki 4 atribut,
yaitu id_nilai, pr, ulangan tengah semester, ulangan semester. Setelah semua
nama atribut dan tipe data nya diisikan, maka selanjutnya kita klik tombol
save. Seperti gambar di bawah ini:
Membuat Data Baru
Untuk menambahkan
data baru, setelah itu kita klik menu insert yang terletak di atas tampilan,
seperti pada gambar dibawah ini:
Mengedit Data
Untuk mengedit suatu data, hanya mengklik
menu edit yang terletak disebelah kiri dari suatu data pada tabel guru. setelah
diklik menu edit maka akan ada tampilan seperti dibawah ini:
Menghapus Data
Selain menu Edit
disebelah kiri ada lagi yaitu menu Delete. Menu Delete digunakan untuk
menghapus suatu data dari tabel. Lalu kita klik menu Delete pada salah satu
anggota guru yang bernama “Haderiansyah”. Setelah yakin klik OK. Seperti gambar
berikut:
BAB III
PENGANTAR SQL
Membuka Database dengan menggunakan Command Prompt
Pada bab
sebelumnya kita sudah membahas tentang bagaimana pengelolaan database
menggunakan GUI yang disediakan oleh PHPMyAdmin. Ada banyak kemudahan yang
ditawarkan oleh GUI tersebut. Akan tetapi, mahasiswa tidak akan mengetahui
bagaimana suatu database dikelola sehingga akan kesulitan jika diharuskan untuk
membuat aplikasi database.
Berdasarkan
permasalahan tersebut maka mahasiswa akan diajarkan mengelola database dengan
menggunakan Command Prompt, dimana pada Command Prompt tersebut
pengelolaan database hanya dapat dilakukan dengan menggunakan Bahasa SQL.
Bahasa
SQL (Structured Query Language) merupakan bahasa standar untuk database
relasional. Bahasa SQL dikembangkan pertama kali oleh IBM pada awal tahun 1970.
Untuk membuka database MySQL dengan
menggunakan Command Prompt (bagi pengguna windows), ketikkan shortcut
Windows + R untuk mengaktifkan jendela Run, seperti pada gambar berikut:
Jendela ini digunakan
untuk menjalankan suatu aplikasi dengan cepat. Pada kotak yang disediakan ketik
“cmd” lalu klik OK. Perintah ini digunakan untuk mengaktifkan Command Prompt
seperti pada gambar berikut:
Selanjutnya kita ketikkan “cd\”, “cd
xampp”, “cd mysql”, “cd bin”, “mysql -u root”.
Operasi Dasar SQL
Pada cmd tertulis
MariaDB[(none)]. None menandakan belum ada database dipilih. Untuk melihat list
database, gunakan SHOW DATABASE;
Untuk membuka database tersebut, maka gunakan
query use pendataan_siswa_sd;
Perhatikan
bahwa yang awalnya bertulisan MariaDB[(none)], sekarang berubah menjadi
MariaDB[(pendataan_siswa_sd)]. Tampilan ini menandakan bahwa database yang
digunakan saat ini adalah pendataan_siswa_sd.
Pada
bab sebelumnya juga dibangun suatu tabel untuk database pendataan_siswa_sd.
Untuk menampilkan list tabel dari suatu database, maka gunakan query SHOW
TABLES;
Perhatikan
bahwa ada satu tabel pada database pendataan_siswa_sd, yaitu tabel guru. Untuk
dapat menampilkannya struktur tabel guru tersebut maka gunakan query DESC guru;
Merubah Struktur Suatu Tabel
Struktur
dari suatu tabel dapat diubah dengan menggunakan perintah ALTER. Perubahan yang
dapat dilakukan adalah penambahan suatu atribut, perubahan nama dan tipe suatu
atribut dan menghapus suatu atribut.
Merubah nama atribut dari suatu tabel
Gunakan
ALTER TABLE namatabel CHANGE
Merubah tipe data dari suatu atribut
Gunakan
ALTER TABLE namatabel MODIFY COLUMN column_name datatype; misalnya kita ingin
merubah tipe data dari atribut Nama_guru varchar (30) menjadi Nama_guru varchar
(50). Maka gunakan query sebagai berikut: ALTER TABLE guru MODIFY COLUMN
Nama_guru (50);
Menghapus suatu atribut
Gunakan
ALTER TABLE namatable DROP namaatribut. Missal kita ingin menghapus atribut
Golongan pada tabel guru. Maka gunakan query sebagai berikut: ALTER TABLE guru
DROP Golongan;
Menambah suatu atribut
Missal dibutuhkan
suatu penambahan atribut baru, dapat menggunakan query sebagai berikut: ALTER
TABLE namatable ADD atribut datatype;
Menghapus primary key
Perhatikan pada tabel guru tersebut, NIK
disebut sebagai primary key. Maka gunakan query sebagai berikut: ALTER TABLE
guru DROP PRIMARY KEY;
Membangun Database
Berikut adalah nama database yang dimiliki:
Dengan menggunakan query sebagai berikut:
Create database pendataan_siswa;
Membangun Tabel
Dimisalkan
akan dibangun tebel guru dengan atributnya adalah NIK (sebagai primary key),
Nama_guru, Golongan, Alamat. Dengan menggunakan query yang digunakan seperti
pada gambar berikut:
BAB IV
MODIFIKASI DATABASE
NULL Values
Suatu
atribut dari tabel dapat di set agar dapat berisi nilai NULL atau tidak. Pada
tabel guru hanya atribut yang bukan primary key yang dapat bernilai NULL.
Missal atribut judul tidak seharusnya memiliki nilai NULL, maka dapat
menggunakan query sebagai berikut: ALTER TABLE guru CHANGE nama_guru nama_guru
varchar (30) NOT NULL;
INSERT
Insert digunakan
untuk memasukkan data baru ke dalam suatu tabel. Berikut adalah contoh dari
query untuk memasukkan suatu data ke dalam tabel guru (yang kemudian
ditampilkan dengan menggunakan SELECT);
UPDATE
Update digunakan untuk merubah data dari suatu tabel.
Missal sebelum perubahan data dilakukan, dibuat atribut alamat_guru untuk tabel
guru:
BAB
V
FUNGSI AGREGAT
DELETE
Delete digunakan
untuk menghapus data dari suatu tabel, query DELETE juga dapat dilakukan
atribut tertentu. Seperti Digambar berikut:
AVERAGE
Fungsi
average adalah untuk mencari rata-rata suatu nilai dari suatu atribut pada
suatu table.
MINIMUM
MAXIMUM
BAB VI
SET OPERATIONS
Operasi Interset
Operasi interest
digunakan ketika mendapati kasus diperlukannya irisan data dari dua tabel yang
bersesuaian. Pada MySQL tidak terdapat perintah INTERSECT,sehinnga dapat
digunakan format berikut untuk menggantikannya: SELECT a FROM b WHERE a IN
(SELECT a FROM c);
Operasi Except
Operasi except adalah kebalikan dari
intersect, dimana diperlukan tampilan data dari suatu tabel x yang tidak ada di
tabel y. formatnya pada MySQL adalah sebagai berikut: SELECT a FROM b WHERE a
NOT IN (SELECT a FROM c)
BAB
VII
MULTIPLE RELATIONS
ERD
DDL untuk Multiple Relations
Entitas nilai dan entitas mata pelajaran
memiliki atribut foreign key (FK) di dalamnya. Sedangkan entitas lainnya
seperti guru, siswa, dan sekolah tidak memiliki FK.
DML untuk multiple Relation
Untuk menginputkan data pada tabel yang memiliki
atribut Foreign Key, harus dipastikan terlebih dahulu apakah pada tabel
masternya sdh terisi atau belum. Dipastikan juga apakah nilai FK yang akan
dimasukkan sudah ada pada tabel master atau belum. Seperti gambar dibawah ini:
SELECT dengan Klausa Where
Dibawah ini adalah perintah untuk select. Sebelumnya
harus ditentukan terlebih dahulu atribut apa saja yang ingin ditampilkan.
BAB
VIII
SUBQUERY BERSARANG
SELECT
Berdasarkan kasus
yang ada, ada beberapa permasalahan yang mungkin saja agak rumit jika
diselesaikan dengan query SQL dasar. Misal anda diminta untuk menampilkan data
guru, untuk menyelesaikan ini anda dapat menggunakan subquery bersarang;
DISTINCT digunakan untuk jika dalam suatu tampilan
data terdapat baris yang duplikat (lebih dari satu baris denga nisi yang sama),
maka hanya ditampilkan satu baris data saja.
INSERT
Jika
anda diminta untuk memasukkan data baru, dimana memiliki detail seperti gambar
dibawah ini:
UPDATE
Perhatikan gambar dibawah ini:
BAB
IX
JOIN
NATURAL JOIN
Anda tidak perlu lagi untuk menyamakan FK dengan PK
nya, karena NATURAL JOIN memastikan atribut yang bernama sama pasti
berhubungan. Sehingga anda dapat menghemat waktu dan energi dengan menggunakan
NATURAL JOIN. Walaupun demikian, ada paling tidak dua kondisi yang harus
diperhatikan jika anda memutuskan menggunakan NATURAL JOIN:
1. Pastikan
untuk atribut-atribut yang berhubungan/berelasi memiliki nama yang sama.
2. Pastikan
untuk atribut-atribut yang tidak saling berhubungan/berelasi tidak memiliki
nama yang sama.
Left Join dan Right Join
Perhatikan perintah berikut:
Right Join adalah join yang serupa dengan left join,
hanya saja posisi tabel yang kanan akan ditampilkan semua record nya. Sedangkan
table yang kiri hanya record yang bersesuain saja.
Inner Join
Perhatikan perintah berikut:
BAB
X
VIEW
Definisi View
Tujuan dari pembuatan view adalah untuk
kenyamanan (mempermudah penulisan query), untuk keamanan (menyembunyikan
beberapa kolom yang bersifat rahasia), atau dalam beberapa kasus bisa digunakan
untuk mempercepat proses penampilan data (terutama jika kita akan menjalankan
query tersebut secara berulang).
Membangun View
Untuk menampilkan view yang sudah dibuat tadi
maka cukup tuliskan perintah seperti pada gambar dibawah ini:
Menghapus View
Untuk menghapus view
dapat menggunakan perintah DROP. Sebelum dihapus view dapat dilihat pada list
table di bawah ini:
Jika dilakukan penghapusan maka daftar view pun akan
hilang
BAB
XI
FUNGSI DAN PROSEDUR
Fungsi
Fungsi (Fuction) pada
MySQL sama dengan Bahasa pemrograman yang lain. Fungsinya mengembalikan suatu
nilai, yang berbeda dengan prosedur. Berikut adalah contoh penggunaan fungsi:
Prosedur
Prosedur (procedure) mirip dengan fungsi, dimana yang
membedakan adalah suatu prosedur tidak mengembalikan nilai. Berikut adalah contoh
dari prosedur:
BAB
XII
TRIGGERS
Trigger
Trigger adalah code procedural yang secara
otomatis tereksekusi sebagai respon terhadap event tertentu pada table atau
view tertentu pada database. Trigger biasanya digunakan untuk menjaga integrity
dari informasi pada database.
Sekarang akan dimasukkan data sekolah baru:
BAB
XIII
RANKING
Ranking
Ranking adalah merupakan advanced aggregation
function yang digunakan untuk memberikan indeks bagi nilai-nilai yang telah
diurutkan. Misal diminta untuk ditampilkan ranking dari sekolah berdasarkan
id_sekolah.
BAB
XIV
PENDATAAN SISWA SD KAMPUNG BARU
Merancang Pendatan Siswa SD dengn ERD
Perhatikan gambar dibawah
ini, pada potongan ERD terdapat 5 entitas yaitu, entitas guru, entitas siswa,
entitas nilai, entitas mata pelajaran dan entitas sekolah.
BAB
XV
DATABASE TERINTEGRASI
Database Terintegrasi
Data terintegrasi adalah proses
menggabungkan atau menyatukan dua tau lebih sebuah data dari berbagai sumber
database yang berbeda ke dalam sebuah penyimpanan seperti Gudang data (data
warehouse).
Adapun alasan diperlukannya integrase
data karena beberapa keuntungan yang bisa kita dapatkan:
·
Mempermudah dalam proses
menganalisa untuk pengambilan keputusan.
·
Sharing data antar
lingkungan kerja.
·
Terhindar dari adanya
duplikat data.
Data integration perlu dilakukan
secara teliti agar tidak terjadi kesalahan. Kesalahan yang sering terjadi pada
integrase data bisa menghasilkan sebuah output yang menyimpang dan bahkan
menyulitkan pengguna pada saat pengambilan keputusan.
Syarat integrase data dapat
terlaksana dengan berbagai cara seperti membuat konsisten dalam penamaan
variabel, ukuran variabel, struktur pengkodean dan dalam atribut fisik dari
data.
Penggabungan data dapat dilakukan
dengan cara lain, seperti berikut:
·
Integrasi Aplikasi
(Application Integration)
Penggabungan data
terjadi dengan mengkoordinasikan aliran kejadian informasi antara aplikasi
bisnis. Aplikasi yang melayani harus memiliki fasilitas untuk berintegrasi
dengan aplikasi lainnya.
·
Integrasi Proses Bisnis
(Business Process Integrasi)
Proses bisnis
dapat tercapai jika adanya koordinasi pada setiap aktivitas pada sistem dan
integrasi ini pun tidak terlepas dengan adanya integrase aplikasi.
·
Integrasi Interaksi
Pengguna (User Interaction Integration)
Pembuatan antar muka
pengguna yang memberikan integrasi antar sistem data yang berbeda. Semisal
adanya portal yang menjadi pintu untuk interaksi pengguna dengan beberapa data
penting pada perusahaan.
Berikut adalah contoh
aplikasi dengan database terintegrasi:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar