Minggu, 06 Oktober 2019

SISTEM INFORMASI PENDATAAN SISWA SD


Pengenalan Tools untuk Pengolahan Database


MySQl adalah open source database yang sangat populer digunakan didunia. MySQL dapat dengan efektif membantu seorang pengembang dalam mengembangkan aplikasi database dengan performansi yang tinggi.
jika Apche dan MySQL sudah running, kita dapat memulai operasi database dengan membuka browser (seperti Mozilla Firefox, Google Chrome, Internet Explorer, dan sebagainya), kemudian ketikkan URL: localhost/phpmyadmin/

 Membangun Database Pendataan Siswa SD

Pilih menu Database yang terletak di pojok kiri atas, sehingga akan menampilkan tampilan sebagai berikut:

Membuat Tabel Baru (Admin / tabel guru)

Misalkan kita akan membuat tabel baru. Tebel tersebut adalah tabel admin yaitu tabel guru yang memiliki 4 atribut, yaitu NIK, Nama_guru, Golongan, Alamat. Setelah semua nama atribut dan tipe data nya diisikan, maka selanjutnya kita klik tombol save. Seperti gambar di bawah ini:

Membuat Tabel Baru (Tabel siswa)

Misalkan kita akan membuat tabel baru. Tebel tersebut adalah tabel siswa yang memiliki 9 atribut, yaitu Nama, TTL, Alamat, NISN, Jenis Kelamin, Agama, Absen, Nilai, dan Mata pelajaran. Setelah semua nama atribut dan tipe data nya diisikan, maka selanjutnya kita klik tombol save. Seperti gambar di bawah ini:

Membuat Tabel Baru (Tabel Sekolah)

Misalkan kita akan membuat tabel baru. Tebel tersebut adalah tabel sekolah yang memiliki 3 atribut, yaitu id_sekolah, penjaga sekolah, kepala sekolah. Setelah semua nama atribut dan tipe data nya diisikan, maka selanjutnya kita klik tombol save. Seperti gambar di bawah ini:

 Membuat Tabel Baru (Tabel Mata Pelajaran)

Misalkan kita akan membuat tabel baru. Tebel tersebut adalah tabel mata pelajaran yang memiliki 3 atribut, yaitu id_mata_pelajaran, nama_pelajaran, nilai sikap. Setelah semua nama atribut dan tipe data nya diisikan, maka selanjutnya kita klik tombol save. Seperti gambar di bawah ini:

 Membuat Tabel Baru (Tabel Nilai)

Misalkan kita akan membuat tabel baru. Tebel tersebut adalah tabel nilai yang memiliki 4 atribut, yaitu id_nilai, pr, ulangan tengah semester, ulangan semester. Setelah semua nama atribut dan tipe data nya diisikan, maka selanjutnya kita klik tombol save. Seperti gambar di bawah ini:

Membuat Data Baru


Untuk menambahkan data baru, setelah itu kita klik menu insert yang terletak di atas tampilan, seperti pada gambar dibawah ini: 


Mengedit Data



Untuk mengedit suatu data, hanya mengklik menu edit yang terletak disebelah kiri dari suatu data pada tabel guru. setelah diklik menu edit maka akan ada tampilan seperti dibawah ini:
Menghapus Data
Selain menu Edit disebelah kiri ada lagi yaitu menu Delete. Menu Delete digunakan untuk menghapus suatu data dari tabel. Lalu kita klik menu Delete pada salah satu anggota guru yang bernama “Haderiansyah”. Setelah yakin klik OK. Seperti gambar berikut:


BAB III
PENGANTAR SQL


Membuka Database dengan menggunakan Command Prompt


Pada bab sebelumnya kita sudah membahas tentang bagaimana pengelolaan database menggunakan GUI yang disediakan oleh PHPMyAdmin. Ada banyak kemudahan yang ditawarkan oleh GUI tersebut. Akan tetapi, mahasiswa tidak akan mengetahui bagaimana suatu database dikelola sehingga akan kesulitan jika diharuskan untuk membuat aplikasi database.
Berdasarkan permasalahan tersebut maka mahasiswa akan diajarkan mengelola database dengan menggunakan Command Prompt, dimana pada Command Prompt tersebut pengelolaan database hanya dapat dilakukan dengan menggunakan Bahasa SQL.
Bahasa SQL (Structured Query Language) merupakan bahasa standar untuk database relasional. Bahasa SQL dikembangkan pertama kali oleh IBM pada awal tahun 1970.
 Untuk membuka database MySQL dengan menggunakan Command Prompt (bagi pengguna windows), ketikkan shortcut Windows + R untuk mengaktifkan jendela Run, seperti pada gambar berikut:
Jendela ini digunakan untuk menjalankan suatu aplikasi dengan cepat. Pada kotak yang disediakan ketik “cmd” lalu klik OK. Perintah ini digunakan untuk mengaktifkan Command Prompt seperti pada gambar berikut:
Selanjutnya kita ketikkan “cd\”, “cd xampp”, “cd mysql”, “cd bin”, “mysql -u root”.

Operasi Dasar SQL

Pada cmd tertulis MariaDB[(none)]. None menandakan belum ada database dipilih. Untuk melihat list database, gunakan SHOW DATABASE;
Untuk membuka database tersebut, maka gunakan query use pendataan_siswa_sd;
Perhatikan bahwa yang awalnya bertulisan MariaDB[(none)], sekarang berubah menjadi MariaDB[(pendataan_siswa_sd)]. Tampilan ini menandakan bahwa database yang digunakan saat ini adalah pendataan_siswa_sd.
Pada bab sebelumnya juga dibangun suatu tabel untuk database pendataan_siswa_sd. Untuk menampilkan list tabel dari suatu database, maka gunakan query SHOW TABLES;
Perhatikan bahwa ada satu tabel pada database pendataan_siswa_sd, yaitu tabel guru. Untuk dapat menampilkannya struktur tabel guru tersebut maka gunakan query DESC guru;

Merubah Struktur Suatu Tabel

Struktur dari suatu tabel dapat diubah dengan menggunakan perintah ALTER. Perubahan yang dapat dilakukan adalah penambahan suatu atribut, perubahan nama dan tipe suatu atribut dan menghapus suatu atribut.

 Merubah nama atribut dari suatu tabel

Gunakan ALTER TABLE namatabel CHANGE

Merubah tipe data dari suatu atribut

Gunakan ALTER TABLE namatabel MODIFY COLUMN column_name datatype; misalnya kita ingin merubah tipe data dari atribut Nama_guru varchar (30) menjadi Nama_guru varchar (50). Maka gunakan query sebagai berikut: ALTER TABLE guru MODIFY COLUMN Nama_guru (50);

Menghapus suatu atribut

Gunakan ALTER TABLE namatable DROP namaatribut. Missal kita ingin menghapus atribut Golongan pada tabel guru. Maka gunakan query sebagai berikut: ALTER TABLE guru DROP Golongan;

Menambah suatu atribut

Missal dibutuhkan suatu penambahan atribut baru, dapat menggunakan query sebagai berikut: ALTER TABLE namatable ADD atribut datatype;
Menghapus primary key
Perhatikan pada tabel guru tersebut, NIK disebut sebagai primary key. Maka gunakan query sebagai berikut: ALTER TABLE guru DROP PRIMARY KEY; 

Membangun Database

Berikut adalah nama database yang dimiliki:
Dengan menggunakan query sebagai berikut: Create database pendataan_siswa;

Membangun Tabel

Dimisalkan akan dibangun tebel guru dengan atributnya adalah NIK (sebagai primary key), Nama_guru, Golongan, Alamat. Dengan menggunakan query yang digunakan seperti pada gambar berikut:


BAB IV
MODIFIKASI DATABASE

NULL Values

Suatu atribut dari tabel dapat di set agar dapat berisi nilai NULL atau tidak. Pada tabel guru hanya atribut yang bukan primary key yang dapat bernilai NULL. Missal atribut judul tidak seharusnya memiliki nilai NULL, maka dapat menggunakan query sebagai berikut: ALTER TABLE guru CHANGE nama_guru nama_guru varchar (30) NOT NULL;

INSERT

Insert digunakan untuk memasukkan data baru ke dalam suatu tabel. Berikut adalah contoh dari query untuk memasukkan suatu data ke dalam tabel guru (yang kemudian ditampilkan dengan menggunakan SELECT);

UPDATE

Update digunakan untuk merubah data dari suatu tabel. Missal sebelum perubahan data dilakukan, dibuat atribut alamat_guru untuk tabel guru:


BAB V
FUNGSI AGREGAT

DELETE

Delete digunakan untuk menghapus data dari suatu tabel, query DELETE juga dapat dilakukan atribut tertentu. Seperti Digambar berikut:

AVERAGE

Fungsi average adalah untuk mencari rata-rata suatu nilai dari suatu atribut pada suatu table.
MINIMUM 
MAXIMUM



BAB VI
SET OPERATIONS

Operasi Interset

Operasi interest digunakan ketika mendapati kasus diperlukannya irisan data dari dua tabel yang bersesuaian. Pada MySQL tidak terdapat perintah INTERSECT,sehinnga dapat digunakan format berikut untuk menggantikannya: SELECT a FROM b WHERE a IN (SELECT a FROM c);

Operasi Except

Operasi except adalah kebalikan dari intersect, dimana diperlukan tampilan data dari suatu tabel x yang tidak ada di tabel y. formatnya pada MySQL adalah sebagai berikut: SELECT a FROM b WHERE a NOT IN (SELECT a FROM c)



BAB VII
MULTIPLE RELATIONS

 ERD

DDL untuk Multiple Relations

Entitas nilai dan entitas mata pelajaran memiliki atribut foreign key (FK) di dalamnya. Sedangkan entitas lainnya seperti guru, siswa, dan sekolah tidak memiliki FK.
 

DML untuk multiple Relation


Untuk menginputkan data pada tabel yang memiliki atribut Foreign Key, harus dipastikan terlebih dahulu apakah pada tabel masternya sdh terisi atau belum. Dipastikan juga apakah nilai FK yang akan dimasukkan sudah ada pada tabel master atau belum. Seperti gambar dibawah ini:

SELECT dengan Klausa Where

Dibawah ini adalah perintah untuk select. Sebelumnya harus ditentukan terlebih dahulu atribut apa saja yang ingin ditampilkan. 




BAB VIII
SUBQUERY BERSARANG

SELECT

Berdasarkan kasus yang ada, ada beberapa permasalahan yang mungkin saja agak rumit jika diselesaikan dengan query SQL dasar. Misal anda diminta untuk menampilkan data guru, untuk menyelesaikan ini anda dapat menggunakan subquery bersarang;
DISTINCT digunakan untuk jika dalam suatu tampilan data terdapat baris yang duplikat (lebih dari satu baris denga nisi yang sama), maka hanya ditampilkan satu baris data saja.

INSERT

Jika anda diminta untuk memasukkan data baru, dimana memiliki detail seperti gambar dibawah ini:

UPDATE

Perhatikan gambar dibawah ini:


BAB IX
JOIN

NATURAL JOIN


Anda tidak perlu lagi untuk menyamakan FK dengan PK nya, karena NATURAL JOIN memastikan atribut yang bernama sama pasti berhubungan. Sehingga anda dapat menghemat waktu dan energi dengan menggunakan NATURAL JOIN. Walaupun demikian, ada paling tidak dua kondisi yang harus diperhatikan jika anda memutuskan menggunakan NATURAL JOIN:
1.      Pastikan untuk atribut-atribut yang berhubungan/berelasi memiliki nama yang sama.
2.      Pastikan untuk atribut-atribut yang tidak saling berhubungan/berelasi tidak memiliki nama yang sama.

Left Join dan Right Join

Perhatikan perintah berikut:
Right Join adalah join yang serupa dengan left join, hanya saja posisi tabel yang kanan akan ditampilkan semua record nya. Sedangkan table yang kiri hanya record yang bersesuain saja.

Inner Join

Perhatikan perintah berikut:

BAB X
VIEW

Definisi View

Tujuan dari pembuatan view adalah untuk kenyamanan (mempermudah penulisan query), untuk keamanan (menyembunyikan beberapa kolom yang bersifat rahasia), atau dalam beberapa kasus bisa digunakan untuk mempercepat proses penampilan data (terutama jika kita akan menjalankan query tersebut secara berulang).

Membangun View

Untuk menampilkan view yang sudah dibuat tadi maka cukup tuliskan perintah seperti pada gambar dibawah ini:
 

Menghapus View

Untuk menghapus view dapat menggunakan perintah DROP. Sebelum dihapus view dapat dilihat pada list table di bawah ini:
Jika dilakukan penghapusan maka daftar view pun akan hilang



BAB XI
FUNGSI DAN PROSEDUR

Fungsi

Fungsi (Fuction) pada MySQL sama dengan Bahasa pemrograman yang lain. Fungsinya mengembalikan suatu nilai, yang berbeda dengan prosedur. Berikut adalah contoh penggunaan fungsi:

Prosedur

Prosedur (procedure) mirip dengan fungsi, dimana yang membedakan adalah suatu prosedur tidak mengembalikan nilai. Berikut adalah contoh dari prosedur:


BAB XII
TRIGGERS

Trigger

Trigger adalah code procedural yang secara otomatis tereksekusi sebagai respon terhadap event tertentu pada table atau view tertentu pada database. Trigger biasanya digunakan untuk menjaga integrity dari informasi pada database.
Sekarang akan dimasukkan data sekolah baru:




BAB XIII
RANKING


Ranking

Ranking adalah merupakan advanced aggregation function yang digunakan untuk memberikan indeks bagi nilai-nilai yang telah diurutkan. Misal diminta untuk ditampilkan ranking dari sekolah berdasarkan id_sekolah.




BAB XIV
PENDATAAN SISWA SD KAMPUNG BARU

Merancang Pendatan Siswa SD dengn ERD

Perhatikan gambar dibawah ini, pada potongan ERD terdapat 5 entitas yaitu, entitas guru, entitas siswa, entitas nilai, entitas mata pelajaran dan entitas sekolah.



BAB XV
DATABASE TERINTEGRASI

Database Terintegrasi

Data terintegrasi adalah proses menggabungkan atau menyatukan dua tau lebih sebuah data dari berbagai sumber database yang berbeda ke dalam sebuah penyimpanan seperti Gudang data (data warehouse).
Adapun alasan diperlukannya integrase data karena beberapa keuntungan yang bisa kita dapatkan:
·         Mempermudah dalam proses menganalisa untuk pengambilan keputusan.
·         Sharing data antar lingkungan kerja.
·         Terhindar dari adanya duplikat data.
Data integration perlu dilakukan secara teliti agar tidak terjadi kesalahan. Kesalahan yang sering terjadi pada integrase data bisa menghasilkan sebuah output yang menyimpang dan bahkan menyulitkan pengguna pada saat pengambilan keputusan.
Syarat integrase data dapat terlaksana dengan berbagai cara seperti membuat konsisten dalam penamaan variabel, ukuran variabel, struktur pengkodean dan dalam atribut fisik dari data.
Penggabungan data dapat dilakukan dengan cara lain, seperti berikut:
·         Integrasi Aplikasi (Application Integration)
Penggabungan data terjadi dengan mengkoordinasikan aliran kejadian informasi antara aplikasi bisnis. Aplikasi yang melayani harus memiliki fasilitas untuk berintegrasi dengan aplikasi lainnya.
·         Integrasi Proses Bisnis (Business Process Integrasi)
Proses bisnis dapat tercapai jika adanya koordinasi pada setiap aktivitas pada sistem dan integrasi ini pun tidak terlepas dengan adanya integrase aplikasi.
·         Integrasi Interaksi Pengguna (User Interaction Integration)
Pembuatan antar muka pengguna yang memberikan integrasi antar sistem data yang berbeda. Semisal adanya portal yang menjadi pintu untuk interaksi pengguna dengan beberapa data penting pada perusahaan.
Berikut adalah contoh aplikasi dengan database terintegrasi:


















































Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SISTEM INFORMASI PENDATAAN SISWA SD

BAB II PENGENALAN DATABASE Pengenalan Tools untuk Pengolahan Database MySQl adalah open source database yang sangat p...